Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2020

Nasehat Sang Istri

“Menghakimi “ Tak jarang banyak yg bilang. Jgn paksa anak jika blm mau tidur. Segelintir orang berkata kepada saya. Termasuk m***** dia selalu mengucapkan itu berkali-kali. Ingat saya tak pernah memaksa anak untuk tidur. Tetapi, sikap disiplin yang saya terapkan ke anak dalam berbagai hal (makan, minum, mandi) dll. Itu semua sudah menjadi rutinitas pekerjaan domestik ibu. Jika, mereka mengganggu maka berakibat fatal bagi si empunya. Apakah jadwal itu berlaku jika ayah dari anak-anak ingin bermain?? Iya, tetap berlaku. Saya belajar di ibu profesional sudah menerapkan sikap seperti itu . Apa yang mereka ucapkan tak jarang membuat hati saya kecewa. Terlebih s**** tak mendukung 100% apa yang telah saya buat dalam jadwal domestik.  Susah memang memberikan jobdesk ke ayahnya. Tak jarang kami ribut dalam hal yang sepele. Tetapi, apa yang saya ributkan itu hal yang membahayakan nyawanya.  Contoh: Kebiasaan si ayah menonton lewat media HP. Di lihat oleh sang anak. A

Terluka

Entah berapa ratus kali ucapan kasar melenting di telinga. Sakit hati ini sukar untuk di kembalikan.  Entah berapa ratus kali air mata ini membasahi kedua pipi.  Suami macam apa yg selalu membuat hati istri terluka.  Aku hanyalah seorang istri yg bodoh. Yg hanya bisa mendidik anak dgn akhlak dan iman. Jangan sekali mengajari mereka tentang kebodohan. Pedih dan sesak hati ini mendengar ucapan kasar dari mulut dia. Bahkan dia sudah tak mau lagi peduli. Jika aku FLASBACK rasanya kematian sudah ada di depan mata. Hingga saat hembusan nafas terakhir aku melihat sosok anak pertamaku. Saat melahirkan berujung maut. Aku merasakan sakit luar biasa.  Dia ku biarkan terlelap dalam kantuknya. Leleh ku biarkan ia melepaskannya. Aku seorang wanita yang bodoh. Aku sangat paham bagaimana sifat anak-anak. Dan aku selalu disalahkan. Mendidik ini salah. Mengajarkan ini salah.  Semua itu di salahkan. Begitu hidup dekat dgn mertua. Selalu ikut dan mau tau urusan kehidupan anak